dengar detak jantungku
saat nanti kita bertemu
dan teruslah mencintaiku
setelahnya
semua tanya yang kau punya
semoga bakal terjawab
setelah kau tahu bagaimana
aku menunggumu
teruslah bersamaku
menjaga dan menikmati cinta ini
sampai detak jantungku
tak kau dengar lagi
( Maitri, 21 November 2009 )
Sabtu, November 21, 2009
DENGAR DETAK JANTUNGKU
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
16:26
Jumat, November 20, 2009
IJINKAN AKU BERTANYA SEKALI LAGI
mata yang jatuh cinta
menangkap engkau penuh
tak bisa lagi diam
dengan semua perasaan
yang ada
duhai engkau
yang memanggilku Cinta
ijinkan aku bertanya sekali lagi
menepis keraguan akhir
:
benarkah kau cinta aku ?
( Maitri, 20 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
10:37
Kamis, November 19, 2009
PEREMPUAN DI BAWAH CAHAYA
bisa bersamamu
sepanjang aku hidup
adalah kebahagiaanku
dari sejak pertama jatuh cinta
sungguh tak bisa kuhentikan
setiap ombak kerinduan
yang berdebur dalam dada
perempuan di bawah cahaya
memeluk bayang yang sebentar mewujud
mencucur seluruh airmata
takut janji belum tuntas kau beri
napasku tiba-tiba terhenti
( Maitri, 19 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
06:30
Rabu, November 18, 2009
CINTA TERTINGGI
adalah engkau
pelita yang bersinar di hidupku
betapa aku cinta
dengan semua yang kau punya
kau aku bertemu
adalah kebahagiaan
dan semoga selanjutnya
cinta yang ada diantara kita
senantiasa subur
dan kita bisa merasakan
indahnya cinta
seperti yang selalu disebut-sebut
diagungkan dan dipuja-puja
oleh semua penyair dan sufi
di seluruh jagat ini
( Maitri, 18 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
06:50
Sabtu, November 14, 2009
GARIS TAKDIR ITU ADA
menggambar masa depan
dari ribu juta cahaya di wajahmu
terlihat indah seperti matahari
terbit dan terbenam di ujung langit
tak perlu resah hari esok
kesempatan baik pasti datang
keajaiban bakal ada
dimanapun engkau mau bertemu
garis takdir itu ada
tersurat pada genggam kirimu
saat tekad dalam dada ditabuh
engkau akan ada bersamaku
:
menerobos segala pemikiran
yang tak dapat diduga manusia
( Braga City Walk, 14 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
18:34
RASA TUNGGAL AKU
rindu itu kini
lebih hebat lagi
sampai aku tak mampu
melukisnya dalam kata
saat engkau nyata
nanti di hadapan
airmata semoga menetes
menjadi sesuatu yang bisa kau terjemah
sebagai rasa tunggal aku
kepada cintamu
( Braga City Walk, 14 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
16:34
Jumat, November 13, 2009
RINDU KAU ADA
mata yang menatap langit jauh
makin berairmata mengingat wajah
betapa
rindu engkau ada
setiap malam di sebelah tubuhku
melengkapi tiap kekurangan
memberi ketenangan
jadikan hidup bagai di lautan bunga
sungguh bisa kujelaskan
bagaimana tubuh tak sanggup
menahan deras rasa rindu
saat langit gelap terang
dan binar mata
pejam sampai dalam
( Maitri, 13 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
06:09
Senin, November 09, 2009
DENGAN SADARKU
benar
aku mencintaimu
tak sedang
bermain soal hati
kata-kata bukan sekadar
pembebas rasa sepi
dengan sadarku
aku tak sanggup dipisah
harus hidup dalam kerinduan
menyanggah beban
dari cinta
yang tak pernah padam
( Maitri, 09 November 2009 )
Diposkan oleh
dewi.penyair
pada pukul
07:04





